• Jumat, 7 Oktober 2022

Lho, Ada Apa Robert Lewandowski Akan Pakai Ban Kapten Ukraina pada Piala Dunia 2022?

- Rabu, 21 September 2022 | 15:35 WIB
Andrij Shevchenko bertemu dengan Robert Lewandowski di National Stadium, Warsawa, Polandia, pada Selasa (20/9/2022), lalu memberikan band kapten timnas Ukraina. (Foto Instagram @laureussport)
Andrij Shevchenko bertemu dengan Robert Lewandowski di National Stadium, Warsawa, Polandia, pada Selasa (20/9/2022), lalu memberikan band kapten timnas Ukraina. (Foto Instagram @laureussport)

INDOTREN.COM – Meski akan menjadi kapten timnas (tim nasional) Polandia pada Piala Dunia 2022, Robert Lewandowski justru akan memakai ban kapten Ukraina.

Lho, ada apa? Robert Lewandowski yang kini merumput di FC Barcelona dikenal sangat vokal mendukung Ukraina yang diinvasi oleh Rusia.

Dukungan Lewandowski itu telah menyentuh hati pemain legendaris Ukraina, Andrij Shevchenko yang pernah menjadi kapten timnas Ukraina pada masa lalu.

Baca Juga: Menang Dramatis, Timnas Indonesia U-20 Lolos ke Piala Asia 2023

Shevchenko menemui Lewandowski di National Stadium, Warsawa, Polandia, pada Selasa (20/9/2022) waktu setempat.

Untuk apa? Shevchenko mau menyerahkan ban kapten Ukraina yang berwarna biru-kuning kepada Lewandowski yang kini jadi kapten timnas Polandia.

Lewandowski yang berambisi memenangi Ballon d'Or -- penghargaan tertinggi di dunia sepak bola -- berjanji akan mengenakan ban kapten Ukraina di Piala Dunia 2022 Qatar.

Baca Juga: Pasukan Erik ten Hag Pulih dari Kekalahan

Polandia tergabung di Grup C Piala Dunia 2022 bersama Argentina, Meksiko, dan Arab Saudi. Ukraina sendiri gagal ke Qatar, kalah dari Wales di play-off.

“Sebagai pemain dan seorang manusia, saya mendukung perdamaian dan saya kira sikap simbolis ini penting," ujar Lewandowski.

Halaman:

Editor: Willy Hangguman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Semua Stadion untuk Liga Indonesia Akan Diaudit

Kamis, 6 Oktober 2022 | 15:20 WIB

PSSI: Usut Tuntas Insiden Kanjuruhan

Minggu, 2 Oktober 2022 | 11:26 WIB

Tragedi Stadion Kanjuruhan: 180 Korban Luka-luka

Minggu, 2 Oktober 2022 | 09:08 WIB
X